& nbsp; & nbsp; & nbsp; & nbsp; & nbsp; Mengapa memilih inti drum membutuhkan lebih berhati-hati daripada memilih toner?
Inti drum (unit pencitraan) adalah salah satu bahan habis yang paling kompleks dan presisi secara teknologi dalam mesin fotokopi. Ini tidak hanya bertanggung jawab untuk "pencitraan", tetapi keadaan juga secara langsung mempengaruhi efisiensi transfer toner dan efek perbaikan berikutnya. Inti drum berkualitas buruk adalah "akar semua kejahatan" untuk masalah kualitas cetak dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada printer.
Langkah pertama: Periksa inti - bahan dan kerajinan Drum fotosensitif (OPC Drum)
Ini adalah "jantung" inti drum, secara langsung menentukan umur dan kualitas pencitraannya.
· Periksa bahan: Berikan prioritas untuk memilih inti drum yang terbuat dari bahan fotosensitif kemurnian tinggi dan kekerasan tinggi, seperti paduan selenium kelas tinggi atau lapisan keramik khusus. Jenis bahan ini sangat tahan aus, memiliki umur panjang, dan kurang mungkin menyebabkan garis hitam pada cetakan karena goresan.
· Periksa proses: Lapisan permukaan harus seragam dan bebas dari cacat. Lapisan fotosensitif inti drum berkualitas tinggi dibuat di bengkel bebas debu melalui proses penguapan atau penyemprotan yang tepat untuk memastikan distribusi muatan yang seragam dan pencitraan halus tanpa debu latar belakang.
Minta petunjuk pada pemasok tentang bahan drum fotosensitif atau laporan uji pihak ketiga.
Langkah 2: Verifikasi kompatibilitas yang tepat dan menghilangkan "hampir benar"
"Umum" atau "kompatibilitas perkiraan" adalah sumber risiko utama.
· Pencocokan yang tepat: Inti drum yang sesuai harus ditemukan berdasarkan "Nomor Bagian resmi" model printer. Misalnya, Ricoh MP 5054 sesuai dengan drum D025, bukan D024.
· Chip dan Firmware: Konfirmasikan bahwa versi chip yang dilengkapi pada inti drum kompatibel dengan firmware printer Anda. Untuk model baru (seperti yang dirilis setelah 2022), perlu memastikan bahwa chip mendukung protokol enkripsi terbaru untuk menghindari penguncian mesin atau pelaporan kesalahan.
Sebelum membeli, periksa label model pada inti drum lama di dalam peralatan Anda dan konsultasikan pemasok apakah produk mereka telah lulus tes komprehensif model itu.
Langkah 3: Analisis desain struktural dan komponen kunci
Inti drum yang sangat baik adalah sistem di mana beberapa komponen presisi bekerja sama.
· Pengisian roller: Periksa bahan dan elastisitasnya. Roller pengisian berkualitas tinggi dapat memberikan muatan yang stabil dan seragam, yang merupakan kunci untuk memastikan tidak ada debu dasar.
· Bersihkan scraper: Bahan harus fleksibel dan tajam, mampu secara menyeluruh menghapus toner sisa dan mencegah gambar ganda. Scraper berkualitas buruk dapat merusak permukaan drum fotosensitif.
· Kapasitas silo bubuk limbah: Silo bubuk limbah yang cukup besar dapat mengakomodasi bubuk limbah sepanjang seluruh siklus hidupnya, mencegahnya melempah dan mengkontaminasi mesin selama proses.
Jika mungkin, periksa tampilan atau video cross-sectional produk untuk memahami desain struktur internal.
Langkah 4: Verifikasi proses produksi dan kontrol kualitas
Lingkungan manufaktur menentukan konsistensi produk.
· Bengkel bebas debu: Perakitan inti drum harus dilakukan di bengkel bebas debu tingkat tinggi. Setiap debu yang menempelnya akan menjadi titik cacat percetakan.
· Perakitan otomatis sepenuhnya: Dibandingkan dengan perakitan manual, jalur produksi otomatis dapat memastikan presisi dan konsistensi yang lebih tinggi, mengurangi kesalahan manusia.
· Uji penuaan: Sebelum meninggalkan pabrik, uji percetakan simulasi harus dilakukan untuk memastikan bahwa setiap inti drum berkinerja stabil pada tahap awal.
Tanyakan tentang kualifikasi produksi pabrik pemasok (seperti sertifikasi ISO 9001) dan minta pengenalan proses produksi.
Langkah 5: Identifikasi kemasan dan integritas informasi
Kemasan adalah cermin pertama dari kualitas produk.
· Kemasan anti-kerusakan profesional: Harus disegel dengan tas anti-statis dan dilindungi dengan posisi busa untuk mencegah kerusakan dari getaran dan kelembaban selama transportasi.
· Informasi yang jelas dan lengkap: Kemasan harus dengan jelas menunjukkan model yang berlaku, nomor bagian, batch produksi dan tanggal, serta informasi produsen.
Waspadalah terhadap produk dengan kemasan sederhana, informasi ambigu atau yang dalam semua bahasa asing tanpa label lokal.
Langkah 6: Evaluasi profesionalisme dan kemampuan dukungan pemasok
Kekuatan pemasok adalah jaminan pasokan jangka panjang dan stabil.
· Profesionalisme teknis: Bisakah pemasok menjawab pertanyaan teknis yang mendalam? Apakah daftar kompatibilitas rinci dan panduan instalasi disediakan?
· Jaminan Kualitas: Apakah periode garansi yang jelas disediakan (seperti 18 bulan atau lebih lama)? Apakah kebijakan pengembalian dan pertukaran jelas dan masuk akal?
· Inventaris dan Pengiriman: Apakah Anda memiliki persediaan yang stabil dan logistik yang dapat diandalkan untuk memastikan bahwa Anda tidak perlu menangguhkan produksi karena kekurangan bahan habis?
Pilih pemasok seperti kami yang memiliki pabrik mereka sendiri, R & amp; Kemampuan D dan sistem purna jual yang lengkap, bukan pedagang semata-mata.
Langkah 7: Lihat Biaya Secara Rasional - Hitung Total Biaya Pemilikan (TCO)
Jangan hanya melihat harga unit. menghitung akun umum.
· Biaya per halaman: Bagikan harga penjualan inti drum dengan jumlah halaman dengan umur nominal. Inti drum yang sedikit lebih mahal tetapi memiliki umur 50% lebih lama biasanya memiliki biaya per halaman yang lebih rendah.
· Biaya tersembunyi: Hitung cacat percetakan (limbah kertas), biaya pemeliharaan dan kerugian downtime peralatan yang mungkin disebabkan oleh inti drum yang inferior.
Menggabungkan kualitas, layanan dan dukungan ke dalam sistem evaluasi komprehensif keputusan pengadaan, dan mengejar biaya total jangka panjang yang stabil dan rendah.